Study Tour PMI IPMAFA PATI 02/06/2016
Study banding dengan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (SUKA) adalah satu dari serangkaian acara study tour yang dilaksanakan PMI Institut Mathali’ul Falah (IPMAFA) pada Kamis 02/06/2016. Acara ini diikuti 21 mahasiswa PMI IPMAFA. Mempererat tali silaturahmi dengan sedulur PMI, dan sharing mengenai PMI, adalah Tujuan yang melatar belakangi acara ini. Acara ini dikemas dengan Sarah sehan, diskusi interaktif sehingga rasa kekeluargaan lebih terasa. Sarah sehan ini di narasumberi oleh Bapak Pajar Hatma Indra Jaya Kaprodi PMI UIN SUKA, Bapak Izuddin dosen pembimbing dari PMI IPMAFA, Syah Jihan Ketua HMPS PMI UIN SUKA, Muhammad Labib wakil BEMPro PMI IPMAFA, dan di moderatori oleh Khusnul Khotimah.
Khusnul Khotimah memberi kesempatan kepada wakil Bempro PMI untuk mengutarakan pertanyaan-pertanyaan yang menjadi pengantar pada sarah sehan ini. Labib menanyakan 3 pertanyaan : Pertama, bagaimana system keorganisasian HMPS UIN SUKA. Kedua, bagaimana penerapan atau aksi nyata teori-teori yang telah didapatkan pada bangku kuliah. Ketiga,Apa arti huruf “I” pada singkatan PMI
Jihan menjelaskan bahwa HMPS PMI UIN SUKA mempunyai 4 devisi yaitu. Devisi Intelektual, sebagai wadah diskusi dan mengkaji keilmuan tentang PMI, devisi advokasi dan networking, devisi media dan komunikasi, serta devisi minat bakat. “untuk minat bakat kita fokus pada pertanian. ” Imbuh Jihan sebagai ketua HMPS.
Pajar menjelaskan tentang aksi nyata PMI UIN SUKA dengan di perlihatkan slide-slide yang memperlihatkan aktivitas pemberdayaan masyarakat, yang dilakukan mahasiswa PMI UIN SUKA, serta pembuatan pupuk, kripik bonggol ketela, Sekolah Tani, Nutrisi Organik, dll. Kemudian Pajar menjelaskan terkait huruf “I” pada susunan kata PMI, yaitu sebuah Ideologi, Islam menjadi Ideologi sebagai kaca mata untuk memandang dan memecahkan persoalan yang ada pada masyarakat.
Rofiq dari PMI IPMAFA menayakan mengenai seluas apakah cakupan kajian pada PMI.
Kemudian Pajar memaparkan dengan jelas mengenai cakupan kajian pada PMI, yang diantaranya bahwa PMI diharapkan bisa mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat serta bisa melihat dan mengolah potensi-potensi yang ada di masyarakat. Izuddin menambahkan bahwa yang paling riil adalah kita ciptakan sosiopreneur.
Izuddin menambahkan sebuah quotes yang menjadi closing pada sarah sehan ini dengan mengutarakan bahwa "Sebelum kita merubah masyarakat atau orang lain, maka rubahlah diri sendiri terlebih dahulu"
Meskipun berada di tengah-tengah UAS, tidak menyurutkan semangat dari teman-teman PMI UIN SUKA, hal ini terlihat jelas ketika antusiasme puluhan mahasiswa, serta kehadiran HMPS PMI UIN SUKA, DEKAN Fakultas Dakwah UIN SUKA, Kaprodi PMI UIN SUKA serta beberapa Dosen PMI UIN SUKA yang menyambut kedatangan kami penuh rasa kekeluargaan.
Big Thank's To :
-Allah SWT
-Keluarga Besar PMI UIN SUKA YOGYAKARTA
-Keluarga Besar PMI IPMAFA
-BEMPro PMI IPMAFA
-HMPS PMI UIN SUKA
#PMIdolanJogja
#PMIngayogyokarto
#MyPMImyAdventure
Reporter @Kata_Rofiq
Picture taken from: Instagram hmpspmi_uinsuka
Comments
Post a Comment